<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="58561">
 <titleInfo>
  <title>PENGENDALIAN PERSEDIAAN PROBABILISTIK PRODUK SUBSTITUSI DENGAN PERMINTAAN SEBAGAI FUNGSI HARGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ayuningtyas Dinda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Semarang</placeTerm>
   <publisher>Universitas Diponegoro</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Artikel Jurnal</form>
  <extent>hlm : 56-62</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>J@TI : Jurnal Teknik Industri</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Kamara Living merupakan suatu unit usaha yang bergerak dalam penjualan kebutuhan sehari-hari. Salah satu produk yang populer adalah sarung bantal. Sarung bantal yang ditawarkan memiliki beberapa desain motif dan jenis yang berbeda. Permintaan akan produk sarung bantal tidak menentu antara satu desain dengan desain yang lain. Ketika desain tertentu persediaannya habis, perusahaan akan menawarkan desain lain dari jenis kain yang sama. Jika konsumen tidak bersedia maka terjadi kehilangan penjualan. Ketika persediaan berlebih, perusahaan akan memberikan harga promosi untuk mendongkrak tingkat penjualannya. Jika ini dibiarkan terus-menerus, tentu saja perusahaan akan mengalami penurunan keuntungan. Pada makalah ini dikembangkan model persediaan dengan mempertimbangkan produk substitusi dengan permintaan sebagai fungsi harga yang bertujuan untuk meminimasi total biaya persediaan. Penyelesaian model yang dilakukan mampu menghasilkan solusi kuantitas pemesanan dan titik pemesanan yang optimal. Validasi model dilakukan dengan membandingkan hasil dari model yang dikembangkan terhadap kondisi riil. Selain itu juga dilakukan analisis sensitivitas terhadap parameter-parameter yang berpengaruh.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>Teknik Industri</topic>
</subject>
<classification>J@TI</classification>
<identifier type="isbn">19071434</identifier>
<location>
 <physicalLocation>Perpustakaan Teknik UPI YAI </physicalLocation>
 <shelfLocator>J@TI V16N1 Januari 2021</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">J@TI4-006</numerationAndChronology>
   <sublocation>Perpustakaan FT UPI YAI</sublocation>
   <shelfLocator>J@TI V16N1 Januari 2021</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>JTI.jpg.jof%25281%2529.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>58561</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-20 09:37:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-12 16:12:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>