<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="58563">
 <titleInfo>
  <title>USULAN PENERAPAN LEAN SIX SIGMA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK SEMEN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Devani Vera</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Semarang</placeTerm>
   <publisher>Universitas Diponegoro</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Artikel Jurnal</form>
  <extent>hlm : 73-84</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>J@TI : Jurnal Teknik Industri</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Penelitian ini dilakukan di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang packing plant. Proses pada packing plant tersebut tentunya tidak terlepas dari permasalahan pemborosan yang menjadi kendala saat pengepakan semen berlangsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis-jenis pemborosan, mengidentifikasi akar penyebab pemborosan, mengeliminasi pemborosan dan memberikan usulan tindakan perbaikan dengan menerapkan Lean Six Sigma. Lean Six Sigma merupakan sebuah metode yang digunakan untuk mengeliminasi pemborosan yang terdapat pada lantai produksi serta mengidentifikasi penyebab kecacatan produk dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analysis, Control). Hasil penelitian menunjukkan jenis pemborosan yang paling berpengaruh adalah defect product, waktu pengepakan yang melebihi batas toleransi (OTIFIC), antrian, unnecessary motion, over processing, transportasi dan penumpukkan. Akar penyebab terjadinya pemborosan adalah karena kurangnya keterampilan, kurang teliti dan kelelahan, kondisi peralatan mulai aus serta kurangnya pemeliharaan pada peralatan yang digunakan, SOP kerja yang kurang tepat dan mendetail, alur transportasi yang bolak-balik karena tata letak yang tidak tepat. Aktivitas yang merupakan pemborosan dan harus dieliminasi adalah saat operator packer kedua menghitung ulang jumlah bag. Dari hasil penelitian didapatkan beberapa usulan perbaikan yakni dengan memperbaiki SOP kerja yang ada, menerapkan program 6S, membuat SOP 6S, melakukan pelatihan kerja, membuat standar kriteria khusus dalam proses perekrutan karyawan, membuat label atau tanda pada tiap tumpukkan bag, melakukan pemeliharaan secara rutin dan berkala, melakukan pengawasan terhadap kinerja karyawan serta membuat peraturan baru untuk mendisiplinkan karyawan.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>Teknik Industri</topic>
</subject>
<classification>J@TI</classification>
<identifier type="isbn">19071434</identifier>
<location>
 <physicalLocation>Perpustakaan Teknik UPI YAI </physicalLocation>
 <shelfLocator>J@TI V16N1 Januari 2021</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">J@TI4-008</numerationAndChronology>
   <sublocation>Perpustakaan FT UPI YAI</sublocation>
   <shelfLocator>J@TI V16N1 Januari 2021</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>JTI.jpg.jof%25281%2529.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>58563</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-12-20 09:41:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-12 16:22:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>