<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="58587">
 <titleInfo>
  <title>PERANCANGAN STRATEGI PENINGKATAN KETERLIBATAN PELANGGAN DI MEDIA SOSIAL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sari Hasrini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Semarang</placeTerm>
   <publisher>Universitas Diponegoro</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Artikel Jurnal</form>
  <extent>hlm : 13-21</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>J@TI : Jurnal Teknik Industri</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Abstract&#13;
&#13;
Membangun kesadaran merek di benak konsumen merupakan langkah pertama yang dapat dilakukan oleh usaha baru untuk membangun citra yang baik di benak konsumen. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mewujudkan kesadaran merek adalah melalui penyebaran informasi secara elektronik (electronic Word-of-Mouth, e-WoM) di media sosial. Instagram merupakan media yang tepat untuk mengamati fenomena penyebaran e-WoM untuk menentukan variabel apa saja yang mendorong seseorang dalam memberikan pendapat mengenai suatu merek. Penelitian ini menggunakan delapan variabel yang dapat mempengaruhi seseorang untuk menyebarkan e-WOM. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner yang disebarkan secara daring melalui Instagram. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa keinginan membantu orang lain dari kelompok orang yang pernah memberikan pendapat lebih tinggi daripada kelompok orang yang belum pernah memberikan pendapatnya. Analisis faktor digunakan untuk menentukan faktor yang akan dijadikan dasar rancangan strategi untuk memudahkan perumusan strategi pemasaran. Indikator dengan nilai tertinggi menggambarkan keinginan dari pelanggan untuk membantu pelanggan lain dengan cara membagikan pengalaman baik. Selanjutnya dilakukan perancangan post Instagram dengan konten edukatif interaktif. Konten tersebut diuji dengan menggunakan survei singkat dan pemetaan heatmap menggunakan eye tracker. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rancangan post usulan membuat audiens lebih fokus untuk membaca konten dan meningkatkan intensi audiens untuk memberikan pendapat.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>Teknik Industri</topic>
</subject>
<classification>J@TI</classification>
<identifier type="isbn">19071434</identifier>
<location>
 <physicalLocation>Perpustakaan Teknik UPI YAI </physicalLocation>
 <shelfLocator>J@TI V17N1 Januari 2022</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">J@TI8-002</numerationAndChronology>
   <sublocation>Perpustakaan FT UPI YAI</sublocation>
   <shelfLocator>J@TI V16N4 ACISE 2021</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>JTI.jpg.jof%25281%2529.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>58587</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-02 11:42:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-13 10:49:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>