<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="58591">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI LEAN DAN SIKLUS PDCA UNTUK KARTU IDENTITAS ANAK DI DISDUKCAPIL GARUT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahmawati Dewi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Semarang</placeTerm>
   <publisher>Universitas Diponegoro</publisher>
   <dateIssued>2022</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Artikel Jurnal</form>
  <extent>hlm : 52-61</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>J@TI : Jurnal Teknik Industri</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Meningkatnya minat masyarakat dalam membuat Kartu Identitas Anak di Kabupaten Garut membuat volume pembuatan menjadi lebih banyak dan berdampak pada lambatnya proses pelayanannya. Hal ini terbukti dimana jumlah pengajuan rata-rata 70 orang per hari menjadi 150 per hari. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari penelitian adalah untuk mengidentifikasi dampak dari lambatnya pelayanan yang berakibat penumpukannya masyarakat di area pelayanan. Adapun metode yang digunakan adalah observasi, wawancara dan melakukan identifikasi pelayanan menggunakan SIPOC dengan cara berfikir  Lean dan siklus PDCA, kemudian dilakukan simulasi menggunakan Arena. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa proses pengecekan data yang berulang, kartu tercetak lebih dari satu akibat penginputan data yang ganda atau gagal dalam pencetakan, menunggu verfikasi. Adapun proses pengiriman dokumen dari bagian administrasi ke area pengolahan data merupakan salah satu potensi terjadinya penumpukan dokumen karena lokasinya berbeda. Oleh karena itu, untuk meminimasi hal tersebut dilakukan usulan perbaikan  dan menghasilkan bahwa proses pelayanan KIA dapat dieliminasi dari 5 aktivitas menjadi  menjadi 4  serta petugas pelayanan dari 3 menjadi 2. Pemanfataan petugas menjadi efisien serta melakukan perbaikan layout untuk meminimasi pergerakan dengan memperhatikan proses bekerja dengan menggunakan 5S.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>Teknik Industri</topic>
</subject>
<classification>J@TI</classification>
<identifier type="isbn">19071434</identifier>
<location>
 <physicalLocation>Perpustakaan Teknik UPI YAI </physicalLocation>
 <shelfLocator>J@TI V17N1 Januari 2022</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">J@TI8-006</numerationAndChronology>
   <sublocation>Perpustakaan FT UPI YAI</sublocation>
   <shelfLocator>J@TI V17N1 Januari 2022</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>JTI.jpg.jof%25281%2529.jpg.jpg</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>58591</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-02 14:41:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-13 10:51:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>