<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="59108">
 <titleInfo>
  <title>Implementasi Metode SCOR 11.0 dalam Pengukuran Kinerja Supply Chain Management</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wulandari Indah Permata</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Riau</placeTerm>
   <publisher>Universitas Islam Indragiri</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Artikel Jurnal</form>
  <extent>hlm : 106-121</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>SISTEMASI : Jurnal Sistem Informasi</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Abstrak&#13;
&#13;
Konsep kegiatan utama SCM ialah fokus pada proses pengiriman dan pengadaan barang. Studi kasus telah dilakukan sebelumnya, menggunakan metodologi Value Chain Analyst (VCA). Bagaimanapun juga terdapat beberapa permasalahan pada studi sebelumnya seperti analisis kepuasan pelanggan dan diakhiri dengan peningkatan rantai nilai pasokan. Untuk mengatasi masalah tersebut, kami mengusulkan untuk menggunakan Supply Chain Operations Reference (SCOR) untuk mengatur tingkat kinerja manajemen dan manajemen rantai pasokan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kinerja supply chain management dan tingkat kinerja supply chain management  pada PT Nieve Aplikasi Mandiri, yang diukur dengan menggunakan pendekatan supply chain operation reference (SCOR). Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian yang berbasis pada metode SCOR ialah, pertama pembobotan tingkat pada kepentingan indikator SCOR. Kedua, mengkategorikan tingkatan indikator kinerja SCM. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pengiriman dan pengadaan dengan menggunakan metrik metode SCOR level 1 dimana hasil yang diperoleh ialah Perfect Order Fullfillment (POF) = 72.28%, Order Fullfillment Cycle Time (OCFT) = 15 hari, Cost Of Good Sold (COGS) = 49.07%, Cash To Cash Cycle Time (CTCCT) = 30 hari. Metode ini (SCOR) sangat tepat dan unggul untuk meningkatkan pelayanan kepuasan SCM.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>Sistem Informasi</topic>
</subject>
<classification>SISTEMASI</classification>
<identifier type="isbn">23028149</identifier>
<location>
 <physicalLocation>Perpustakaan Teknik UPI YAI </physicalLocation>
 <shelfLocator>SISTEMASI V10N1 Januari 2021</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">SISTEMASI3-009</numerationAndChronology>
   <sublocation>Perpustakaan FT UPI YAI</sublocation>
   <shelfLocator>SISTEMASI V10N1 Januari 2021</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>cover_issue_30_en_US.png.png</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>59108</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-20 14:30:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-20 14:30:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>