<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="59114">
 <titleInfo>
  <title>Penerapan Algoritma C4.5 pada Pengaruh Iklan Tanpa Label Harga di Instagram</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ratnawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Riau</placeTerm>
   <publisher>Universitas Islam Indragiri</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Artikel Jurnal</form>
  <extent>hlm : 172-181</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>SISTEMASI : Jurnal Sistem Informasi</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Abstrak&#13;
&#13;
Saat ini banyak strategi promosi yang beralih ke media online, salah satunya instagram. Hal ini dimanfaatkan oleh para perodusen untuk menjadikan instagram sebagai media promosi yang potensial. Ada satu jenis iklan yang menarik di instagram, yakni jenis iklan yang menampilkan keunggulan produknya namun tidak menampilkan label harga. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti apakah jenis iklan ini dapat mempengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian produk yang diiklankan. Metode yang peneliti gunakan adalah data mining dengan algoritma C4.5 dimana data yang diperoleh adalah dengan menyebarkan kuesioner kepada 200 responden pengguna instagram aktif berdasarkan jenis kelamin. Kuesioner dirancang berdasarkan terori AISAS yang biasa digunakan untuk mengukur tingkat efektivitas iklan di media online dengan atribut penelitian yaitu jenis kelamin, Attention, Interest, Search dan Action. Hasil penelitian dengan algoritma C4.5 ini diketahui bahwa tingkat akurasi dari model yang dibentuk mencapai 88.5% dan nilai AUC sebesar 0.82 dimana nilai ini termasuk kedalam rentang Good Classification. Sedangkan atribut yang paling mempengaruhi adalah atribut Search yang memiliki nilai gain tertinggi diantara atribut lainnya.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>Sistem Informasi</topic>
</subject>
<classification>SISTEMASI</classification>
<identifier type="isbn">23028149</identifier>
<location>
 <physicalLocation>Perpustakaan Teknik UPI YAI </physicalLocation>
 <shelfLocator>SISTEMASI V10N1 Januari 2021</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">SISTEMASI3-015</numerationAndChronology>
   <sublocation>Perpustakaan FT UPI YAI</sublocation>
   <shelfLocator>SISTEMASI V10N1 Januari 2021</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>cover_issue_30_en_US.png.png</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>59114</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-20 15:03:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-20 15:03:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>