<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="59159">
 <titleInfo>
  <title>Rancang Bangun Interior Architectural Visualization Menggunakan Unreal Engine 4</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Narwan I Putu Okpin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Riau</placeTerm>
   <publisher>Universitas Islam Indragiri</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Artikel Jurnal</form>
  <extent>hlm : 741-753</extent>
 </physicalDescription>
 <relatedItem type="series">
  <titleInfo/>
  <title>SISTEMASI : Jurnal Sistem Informasi</title>
 </relatedItem>
</mods>
<note>Abstrak&#13;
&#13;
Architectural visualization mampu memberikan informasi visual mengenai rancangan suatu bangunan tidak hanya pada si pembuat bangunan, melainkan juga untuk masyarakat umum. Hal ini biasanya dipresentasikan menggunakan media gambar dan juga video, adapun metode untuk mengatasi keterbatasan media dalam mempresentasikan rancangan suatu bangunan yaitu dengan mengimplementasikan teknologi architectural walkthrough. Architectural walkthrough adalah animasi simulasi yang memberikan gambaran umum tentang bangunan atau lebih kompleks yang sedang dibangun. Tidak seperti architectural rendering yang menawarkan gambar hanya dari satu sudut pandang saja, architectural walkthrough menampilkan serangkaian gambar yang berbeda dari berbagai sudut pandang yang dapat membantu untuk memperoleh ide yang tepat tentang arsitektur yang digunakan di sekitarnya. Penelitian ini menghasilkan aplikasi architectural visualization interior rumah T.90/15 menggunakan Unreal Engine 4. Pengukuran 4 variabel pada aspek usability memiliki nilai persentase yaitu variabel usefulness 85%, variabel ease of use 80%, variabel ease of learning 84,5%, variabel satisfaction 81,8%. Pengukuran aspek usability secara keseluruhan menghasilkan nilai persentase kelayakan sebesar 82,5% yang menunjukkan bahwa hasil pengukuran usability aplikasi architectural visualization ini memiliki nilai yang “sangat layak” atau dengan kata lain sistem sangat berguna dalam hal menampilkan visualisasi dari desain interior sebuah rumah.</note>
<note type="statement of responsibility"></note>
<subject authority="">
 <topic>Sistem Informasi</topic>
</subject>
<classification>SISTEMASI</classification>
<identifier type="isbn">23028149</identifier>
<location>
 <physicalLocation>Perpustakaan Teknik UPI YAI </physicalLocation>
 <shelfLocator>SISTEMASI V10N3 September 2021</shelfLocator>
 <holdingSimple>
  <copyInformation>
   <numerationAndChronology type="1">SISTEMASI5-019</numerationAndChronology>
   <sublocation>Perpustakaan FT UPI YAI</sublocation>
   <shelfLocator>SISTEMASI V10N3 September 2021</shelfLocator>
  </copyInformation>
 </holdingSimple>
</location>
<slims:image>cover_issue_30_en_US.png.png</slims:image>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>59159</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-02-21 10:59:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-02-21 10:59:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>